PENYEPUTAN NASKAH KUNO DI
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatum salam sejatera dan selamat pagi menjelang siang.
Naskah-naskah kuno pada dasarnya merupakan kebudayaan lama yang perlu dikaji dan dilestarikan , terutama yang masih memiliki relevansi dengan perkembangan zaman. Dapat memberikan kekuatan daya tangkal terhadap pengaruh budaya luar yang negatif. Nilai-nilai budaya yang terkandung dalam naskah kuno penting diketahui sehingga lebih memperkaya wawasan kebudayaan kita, yang selanjutnya dapat memperkuat jati diri bangsa Indonesia. Dengan pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai yang tertulis dalam naskah kuno dapat menjalin saling pengertian di antara suku bangsa yang ada di Indonesia, sehingga dapat menghilangkan sifat etnosentris dan stereotype yang berlebihan dan menghindari prasangka sosial yang buruk.
Di dalam blok ini saya akan menceritakan pengalaman yang pada hari sabtu kemarin saat melakukan observasi / penelitian mengenai sejarah atau keunikan yang ada pada naskah kuno di desa. Pada hari sabtu kemarin saya pergi bersama teman-teman yang dimana terdiri dari 6 orang, perjalanan dilakukan sekitar 2 jam mataram sampai ketempat tujuan akhirnya kita sampe di perumahan atau tempat kediaman beliau yang begitu sangat sederhana dengan dua orang anak dan istri dan orangnya sangat ramah dan orangnya sungguh menyenangkan. Beliau ini orang yang pintar mencairkan suasana percakapan dan juga beliau bisa membaca dalam dalam diri kita masing2 yang duduk di sampingnya. setelah itu kita satu persatu untuk melakukan membaca pemikiran dalam untuk membuat kita berfikir positif dalam menemukan masalah yang kita hadapi setelah itu bapak suruh anaknya untuk mengambikan 1 gelas air lalu bapak membacakan mantra dalam gelas itu selesai membacakan bapak lalu bapak ambil naskanya di taru di dalam air gelas itu sekitar 5 detik selesai itu langsung kita berenam meminum air yang di kasi sama bapak setelah itu bapak cerita sedikit tentang naska kuno yang di penggang sama bapak ini duluh ketika bapak supriadi jalan ke gunung di sana bapak sama kakenya untuk mau carikan kayu dan pada saat itu bapak mencari kayu setelah ada sedikit terkumpul kayu di cari sama baabapak supriadi
Komentar
Posting Komentar